Produk pelatihan :Quantum Teaching - BCL - Parenting -outbound kid & family - Peluang usaha les rumahan baca & hitung
Februari 22, 2010
7 hal yang dianggap penting oleh malaikat
1. Berbuat baik pada tetangga
2. Jangan sekali-kali menceraikan istri (rawatlah wanita secara baik)
3. Jangan terlalu kerasi dengan budak atau buruh
4. Jangan lupa bersiwak (membersihkan mulut)— sholat 2 rakaat dengan bersiwak
lebih besar pahalanay daripada shalat 70 rakaat tanpa bersiwak terlebih dulu—
5. Jangan lupa shalat berjamaah–Nabi beranggapan bahwa shalat tidak sah jika tidak berjamaah—
6. Selalu shalat malam
7. Selalu berzikir kepada Allah—tidak bermanfaat suatu pembicaraan jika tidak dibarengi dengan dzikir (ingat) kepada Allah—
Nabi bersabda: ” Allah menyukai seseorang orang karena 3 perkara.”
1. Orang yang punya kekuatan/kekuasaan yang dgunakan untuk taat kepada Allah. Misalnya waktu kita masih sehat, memiliki waktu luang seabiknya dimanfaatkan untuk beribadah.
2. Orang yang menangis dan menyesal setelah berbuat maksiat.
3. Orang yang sabar ketika miskin —orang miskin itu memiliki 3 perhiasan : tidak minta-minta (bekerja sendiri), syukur saat mendapat nikmat, sabar saat tertimpa musibah.— * Nabi mengatakan: Bingkisan yang paling berharga bagi orang mukmin adalah fakir.–orang fakir yang sabar akan masuk surga dengan lebih mudah dan ketika di surga akan bersanding dengan Nabi Besar Muhammad saw
November 10, 2009
TUJUH GOLONGAN MENDAPAT PERLINDUNGAN ALLAH
Image via Wikipedia
Dunia adalah tempat menanam, barang siapa ingin mendapatkan sukses negeri akhirat, maka harus menyiapkan diri ketika di dunia. Hal ini juga berlaku agar kita sukses di alam qubur dan padang mahsyar, maka kita harus beramal dengan baik di dunia. Sebuah hadits terkenal yang diriwayatkan Imam Bukhori : dari Abu Hurairah ra dari Nabi Muhammad saw, beliau bersabda : Tujuh golongan yang dilindungi oleh Allah Swt di bawah lindungan-Nya, waktu tidak ada lindungan selain lindungan-Nya :
1. Imam/pemimpin yang adil, yaitu ciri seseorang memiliki keterampilan kepemimpinan. Kalau kita ingin sukses dan selamat di akhirat, maka di dunia ini kita harus memiliki keterampilan dalam memimpin. Kita harus dapat menjadi pejabat, manajer, dan pemimpin yang baik. Kita harus mampu mengelola rumah tangga, pekerjaan kita masing-masing, dan pemimpin terhadap orang yang kita pimpin. Jadilah sebagai pemimpin yang adil.
2. Pemuda yang dalam masa mudanya beribadah kepada Allah SWT, adalah ciri seseorang dengan sosok pribadi generasi penerus yang sholih. Kalau kita ingin sukses dan selamat di akirat, maka di dunia harusmampu mencetak anak cucu kita, para pemuda yang sholih sebagai generasi pengganti kita. Harus ada mekanisme Tauritsl Ajyali ( Regenerasi) yang baik..
3. Orang yang hatinya selalu merindukan masjid. Adalah seseorang yang memiliki kemauan dan kemampuan membangun kekuatan institusi dakwah. Di zaman ini kita harus menjadi orang yang dapat professional menguasai berbagai teknologi dalam mengelola lembaga, sumber daya, asset, dan potensi umat. Selain itu, kita harus professional dalam mengelola aktivitas produksi lembaga, mempunyai kemampuan mempromosikan, dan mensyiarkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat. Masjid sebagai institusi pusat perubahan, sehingga untuk dapat berfungsi dengan baik diperlukan orang yang profesional untuk mengelola dan istiqomah pada lembaga tersebut.
4. Dua orang yang cinta mencintai, bertemu dan berpisah karena Allah.
5. Seorang laki-laki yang diajak Allah, tetapi ia berkata : aku takut kepada Allah. Adalah ekspresi jika ingin sukses memerlukan kredibilitas moral. Menurut riset non formal, godaaan dunia adalah tahta, dan wanita. Tetapi jika dikaji lebih mendalam dengan pernyataan dalam QS Ali Imran ayat 14, bahwa urutan godaan manusia adalah syahwat terhadap wanita, anak-anak, harta, kendaraan dan lain-lain.
6. Orang yang bersedekah dengan ikhlas. Orang yang dapat bersedekah dengan baik jika mereka memiliki harta dan ikhlas dalam beramal (qodiirun ‘ala kasbi). Empat orang sahabat yang dijamin masuk surga oleh rosulullah, ternyata tiga orang memiliki harta yang cukup, kecuali Ali bin Abi Tholib ra. Karakter inilaha menunukan seseorang yang telah memiliki kemapanan ma’isyah dan meletakan dunia dan isinya tidak di hati.melainkan di telapak tangan; seraya berdo’a Yaa Allah letakan dunia ini di tanganku, jangan kau letakan dunia di hatiku.
7. Orang yang ingat kepada Allah SWT di tempat sunyi, lalu meneteskan air mata adalah ciri seseorang yang memiliki kekuatan spiritual yang luar biasa. Kalau kita ingin sukses dan selamat di akhirat, maka di dunia harus mempunyai kekuatan spiritual. Hidup penuh dengan cobaan, jangan sampaikita tidak mampu mengendalikan hawa nafsu diri, jangan sampai menipu diri kita sendiri.
Marilah kita mulai untuk sering mengenal diri kita dengan dosa-dosa kita, sudahkah kita siap untuk mati. Jadilah kita orang yang menyebut Allah ketika sendirian, lalu meneteskan air matanya.
Subhaanallah jika kita termasuk tujuh golongan yang disebutkan di atas. Amin.
TUJUH GOLONGAN MENDAPAT PERLINDUNGAN ALLAH
Image via Wikipedia
Dunia adalah tempat menanam, barang siapa ingin mendapatkan sukses negeri akhirat, maka harus menyiapkan diri ketika di dunia. Hal ini juga berlaku agar kita sukses di alam qubur dan padang mahsyar, maka kita harus beramal dengan baik di dunia. Sebuah hadits terkenal yang diriwayatkan Imam Bukhori : dari Abu Hurairah ra dari Nabi Muhammad saw, beliau bersabda : Tujuh golongan yang dilindungi oleh Allah Swt di bawah lindungan-Nya, waktu tidak ada lindungan selain lindungan-Nya :
1. Imam/pemimpin yang adil, yaitu ciri seseorang memiliki keterampilan kepemimpinan. Kalau kita ingin sukses dan selamat di akhirat, maka di dunia ini kita harus memiliki keterampilan dalam memimpin. Kita harus dapat menjadi pejabat, manajer, dan pemimpin yang baik. Kita harus mampu mengelola rumah tangga, pekerjaan kita masing-masing, dan pemimpin terhadap orang yang kita pimpin. Jadilah sebagai pemimpin yang adil.
2. Pemuda yang dalam masa mudanya beribadah kepada Allah SWT, adalah ciri seseorang dengan sosok pribadi generasi penerus yang sholih. Kalau kita ingin sukses dan selamat di akirat, maka di dunia harusmampu mencetak anak cucu kita, para pemuda yang sholih sebagai generasi pengganti kita. Harus ada mekanisme Tauritsl Ajyali ( Regenerasi) yang baik..
3. Orang yang hatinya selalu merindukan masjid. Adalah seseorang yang memiliki kemauan dan kemampuan membangun kekuatan institusi dakwah. Di zaman ini kita harus menjadi orang yang dapat professional menguasai berbagai teknologi dalam mengelola lembaga, sumber daya, asset, dan potensi umat. Selain itu, kita harus professional dalam mengelola aktivitas produksi lembaga, mempunyai kemampuan mempromosikan, dan mensyiarkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat. Masjid sebagai institusi pusat perubahan, sehingga untuk dapat berfungsi dengan baik diperlukan orang yang profesional untuk mengelola dan istiqomah pada lembaga tersebut.
4. Dua orang yang cinta mencintai, bertemu dan berpisah karena Allah.
5. Seorang laki-laki yang diajak Allah, tetapi ia berkata : aku takut kepada Allah. Adalah ekspresi jika ingin sukses memerlukan kredibilitas moral. Menurut riset non formal, godaaan dunia adalah tahta, dan wanita. Tetapi jika dikaji lebih mendalam dengan pernyataan dalam QS Ali Imran ayat 14, bahwa urutan godaan manusia adalah syahwat terhadap wanita, anak-anak, harta, kendaraan dan lain-lain.
6. Orang yang bersedekah dengan ikhlas. Orang yang dapat bersedekah dengan baik jika mereka memiliki harta dan ikhlas dalam beramal (qodiirun ‘ala kasbi). Empat orang sahabat yang dijamin masuk surga oleh rosulullah, ternyata tiga orang memiliki harta yang cukup, kecuali Ali bin Abi Tholib ra. Karakter inilaha menunukan seseorang yang telah memiliki kemapanan ma’isyah dan meletakan dunia dan isinya tidak di hati.melainkan di telapak tangan; seraya berdo’a Yaa Allah letakan dunia ini di tanganku, jangan kau letakan dunia di hatiku.
7. Orang yang ingat kepada Allah SWT di tempat sunyi, lalu meneteskan air mata adalah ciri seseorang yang memiliki kekuatan spiritual yang luar biasa. Kalau kita ingin sukses dan selamat di akhirat, maka di dunia harus mempunyai kekuatan spiritual. Hidup penuh dengan cobaan, jangan sampaikita tidak mampu mengendalikan hawa nafsu diri, jangan sampai menipu diri kita sendiri.
Marilah kita mulai untuk sering mengenal diri kita dengan dosa-dosa kita, sudahkah kita siap untuk mati. Jadilah kita orang yang menyebut Allah ketika sendirian, lalu meneteskan air matanya.
Subhaanallah jika kita termasuk tujuh golongan yang disebutkan di atas. Amin.
Oktober 22, 2009
7 keutamaan kandungan surat al-ashr
Image by ozgurmulazimoglu via Flickr
KANDUNGAN SURAT AL-ASHR
Sebagai umat muslim, masih banyak yang jarang mengetahui isi kandungan surat Al-Ashr. Untuk itu saya akan memaparkan tujuh keutamaan surat Al-Ashr diantaranya :
1. Jaga waktu, Ajaran Islam sangat menghargai waktu. Allah Swt. Sendiri berkali-kali bersumpah dalam al-Qur’an berkaitan dengan waktu. “ Wal ‘Ashri ( demi waktu)”, Wadh-Dhuha (demi waktu dhuha)”, Wal-Lail (demi waktu malam) dll. Maka, sangat beruntunglah orang-orang yang mengisi waktunya dengan efektif, yaitu orang-orang yang mempersembahkan yang terbaik dalam rangka beribadah kepada-Nya.
Allah berfirman dalam sebuah hadits Qudsi, “ Pada setiap fajar ada dua malaikat yang berseru, “wahai anak Adam aku adalah hari yang baru, dan aku datang untuk menyaksikan amalan kamu. Oleh karena sebab itu, manfaatkanlah aku sebaik-baiknya. Karena aku tidak akan kembali lagi hingga hari pengadilan ( HR. Turmudzi).”
Ada pepatah mengatakan waktu adalah uang. Mengingat akan pentingnya waktu maka kita dituntut untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.hadits Rosul yang artinya : Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, karena jika seandainya hari ini waktu kita sama dengan hari kemarin maka termasuk orang yang merugi. Bahkan .
Rhoma Irama dengan mengutip hadits Rosul mengatakan : Ingat lima perkara sebelum lima perkara : hidup sebelum matimu, masa muda sebelum masa tuamu, Kaya sebelum miskin, sibuk sebelum senggang, sehat sebelum sakitmu.
2. Pelajari manusia, coba kita renungkan diri masing-masing. Mengapa banyak diantara manusia yang tidak bersyukur akan ciptaan-Nya. Diantaranya adalah karena mereka tidak tahu akan dirinya, siapa yang menciptakan, untuk apa diciptakan, dan kepada siapa mereka dikembalikan. Dengan mengenal diri maka kita akan mengenal Tuhannya, sesuai sabda Rosulullah Saw :
Artinya : barang siapa mengenal dirinya maka akan mengenal Tuhannya.
Pendidikan diri dapat dilalui dengan keterbukaan diri dan berbicara dengan diri. Sungguh Allah selalu mengetahui diskusi diri kita. Kebenaran yang sejati ada di sisi Allah, sedangkan pada manusia ada kecendrungan baik dan buruk.
3. Hindari kehancuran, setiap manusia semua menginginkan untuk jauh dari jurang kehancuran sebaliknya mereka ingin kehidupannya selamat dan bahagia dunia dan akhirat. Tetapi sedikit orang yang berusaha mencari jalan untuk jauh dari jurang kehancuran, maka rugilah mereka.
4. Dasari hidup dengan iman, Iman adalah membenarkan dengan hati, mengucapkan dengan lisan dan mengamalkan dengan perbuatan. Iman bukanlah bentuk barang yang nyata, tetapi iman adalah abstrak tidak bisa dilihat. Namun contoh riil dari buahnya iman adalah seorang yang pandai menjaga diri dari kemaksiatan dan kejelekan. Seseorang yang memiliki iman yang kuat bisa memilih dan memilah mana yang baik dan mana yang buruk. Oleh karena itu hidup kita supaya selamat dunia dan akhirat harus didasari dengan iman.
5. Isilah kehidupan dengan amal yang sholeh, amal yang sholeh adalah amal atau perbuatan yang diperintahkan oleh Allah melalui Rosulnya. Adapun contoh dari amal sholeh adalah melaksanakan sholat lima waktu setiap hari, mengikuti jama’ah pengajian dimana pun berada, memberiikan sodaqah bagi orang yang membutuhkan dan lain sebagainya.
6. Tegakan kebenaran, Menegakan kebenaran tidak semudah membalikan telapak tangan, tetapi menegakan kebenaran perlu persiapan yang matang yakni dengan ilmu yang banyak, iman yang kuat, mental yang sehat dan lain sebagainya. Alangkah baiknya kita mampu menegakan untuk diri kita sendiri dan keluarga terlebih dahulu kemudian orang lain sesuai dengan perintah Allah SWT dala surat At-Tahrim ayat 6 :
Artinya : Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.
Banyak sebahagian orang yang menentang kebenaran, karena mereka tidak tahu akan dirinya yang sebenarnya. Dengan ketidak tahuan itu mereka tidak mau tahu akan kebenaran dari Allah. Semoga mereka yang menentang kebenaran diberikan hidayah oleh Allah SWT, sehingga mau mengikuti ajaran Rosulullah Saw. Amiin.
7. Hadapi kehidupan dengan sabar.
Sebesar masalah datang menghalang, maka apabila dihadapi dengan hati yang sabar maka masalahpun dengan sendirinya akan teratasi.
Allah akan senantiasa dengan orang-orang yang sabar:
Artinya : Sesungguhnya Allah bersama orang yang sabar.
Tiada alasan bagi kita semua untuk menyia-nyiakan setiap detik kesempatan yang telah diberikan Allah
7 keutamaan kandungan surat al-ashr
Image by ozgurmulazimoglu via Flickr
KANDUNGAN SURAT AL-ASHR
Sebagai umat muslim, masih banyak yang jarang mengetahui isi kandungan surat Al-Ashr. Untuk itu saya akan memaparkan tujuh keutamaan surat Al-Ashr diantaranya :
1. Jaga waktu, Ajaran Islam sangat menghargai waktu. Allah Swt. Sendiri berkali-kali bersumpah dalam al-Qur’an berkaitan dengan waktu. “ Wal ‘Ashri ( demi waktu)”, Wadh-Dhuha (demi waktu dhuha)”, Wal-Lail (demi waktu malam) dll. Maka, sangat beruntunglah orang-orang yang mengisi waktunya dengan efektif, yaitu orang-orang yang mempersembahkan yang terbaik dalam rangka beribadah kepada-Nya.
Allah berfirman dalam sebuah hadits Qudsi, “ Pada setiap fajar ada dua malaikat yang berseru, “wahai anak Adam aku adalah hari yang baru, dan aku datang untuk menyaksikan amalan kamu. Oleh karena sebab itu, manfaatkanlah aku sebaik-baiknya. Karena aku tidak akan kembali lagi hingga hari pengadilan ( HR. Turmudzi).”
Ada pepatah mengatakan waktu adalah uang. Mengingat akan pentingnya waktu maka kita dituntut untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.hadits Rosul yang artinya : Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, karena jika seandainya hari ini waktu kita sama dengan hari kemarin maka termasuk orang yang merugi. Bahkan .
Rhoma Irama dengan mengutip hadits Rosul mengatakan : Ingat lima perkara sebelum lima perkara : hidup sebelum matimu, masa muda sebelum masa tuamu, Kaya sebelum miskin, sibuk sebelum senggang, sehat sebelum sakitmu.
2. Pelajari manusia, coba kita renungkan diri masing-masing. Mengapa banyak diantara manusia yang tidak bersyukur akan ciptaan-Nya. Diantaranya adalah karena mereka tidak tahu akan dirinya, siapa yang menciptakan, untuk apa diciptakan, dan kepada siapa mereka dikembalikan. Dengan mengenal diri maka kita akan mengenal Tuhannya, sesuai sabda Rosulullah Saw :
Artinya : barang siapa mengenal dirinya maka akan mengenal Tuhannya.
Pendidikan diri dapat dilalui dengan keterbukaan diri dan berbicara dengan diri. Sungguh Allah selalu mengetahui diskusi diri kita. Kebenaran yang sejati ada di sisi Allah, sedangkan pada manusia ada kecendrungan baik dan buruk.
3. Hindari kehancuran, setiap manusia semua menginginkan untuk jauh dari jurang kehancuran sebaliknya mereka ingin kehidupannya selamat dan bahagia dunia dan akhirat. Tetapi sedikit orang yang berusaha mencari jalan untuk jauh dari jurang kehancuran, maka rugilah mereka.
4. Dasari hidup dengan iman, Iman adalah membenarkan dengan hati, mengucapkan dengan lisan dan mengamalkan dengan perbuatan. Iman bukanlah bentuk barang yang nyata, tetapi iman adalah abstrak tidak bisa dilihat. Namun contoh riil dari buahnya iman adalah seorang yang pandai menjaga diri dari kemaksiatan dan kejelekan. Seseorang yang memiliki iman yang kuat bisa memilih dan memilah mana yang baik dan mana yang buruk. Oleh karena itu hidup kita supaya selamat dunia dan akhirat harus didasari dengan iman.
5. Isilah kehidupan dengan amal yang sholeh, amal yang sholeh adalah amal atau perbuatan yang diperintahkan oleh Allah melalui Rosulnya. Adapun contoh dari amal sholeh adalah melaksanakan sholat lima waktu setiap hari, mengikuti jama’ah pengajian dimana pun berada, memberiikan sodaqah bagi orang yang membutuhkan dan lain sebagainya.
6. Tegakan kebenaran, Menegakan kebenaran tidak semudah membalikan telapak tangan, tetapi menegakan kebenaran perlu persiapan yang matang yakni dengan ilmu yang banyak, iman yang kuat, mental yang sehat dan lain sebagainya. Alangkah baiknya kita mampu menegakan untuk diri kita sendiri dan keluarga terlebih dahulu kemudian orang lain sesuai dengan perintah Allah SWT dala surat At-Tahrim ayat 6 :
Artinya : Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.
Banyak sebahagian orang yang menentang kebenaran, karena mereka tidak tahu akan dirinya yang sebenarnya. Dengan ketidak tahuan itu mereka tidak mau tahu akan kebenaran dari Allah. Semoga mereka yang menentang kebenaran diberikan hidayah oleh Allah SWT, sehingga mau mengikuti ajaran Rosulullah Saw. Amiin.
7. Hadapi kehidupan dengan sabar.
Sebesar masalah datang menghalang, maka apabila dihadapi dengan hati yang sabar maka masalahpun dengan sendirinya akan teratasi.
Allah akan senantiasa dengan orang-orang yang sabar:
Artinya : Sesungguhnya Allah bersama orang yang sabar.
Tiada alasan bagi kita semua untuk menyia-nyiakan setiap detik kesempatan yang telah diberikan Allah
September 13, 2009
Shodaqoh dengan tujuh (S)
SODAQAH DENGAN TUJUH S
Apabila kita renungi diri sendiri, maka akan mengetahui apa yang kita miliki. Alllah SWT memberikan kelebiham kepada makhluknya, tetapi kadang tidak tahu apa kelebihan diri kita sendiri. Diantaranya diberikan ilmu, harta, tenaga, suara, dan lain-lain. Agar pemberian itu bermanfaat alangkah baiknya kita sodaqahkan kepada orang lain diantaranya dengan tujuh S :
1. Sodaqoh ilmu, maka akan semakin pintar dan berwawasan yang luas.karena ilmu semakin disampaikan maka ilmu itu akan senantiasa bermanfaat terus mengalir bagaikan air sungai yang terus mengalir.
2. Sodaqoh harta, akan semakin kaya., banyak pengusaha kaya tapi tidak mau mensodaqahkan hartanya yang mengakibatkan tidak ada keberkahan dalam usahanya.
3. Sodaqah tenaga, akan semakin sehat dan kuat.
4. Sodaqah senyuman, maka akan semakin awet muda. Sodaqah ini adalah sodaqah tanpa memerlukan biaya tapi pahalanya besar sekali sesuai anjuran Rosulullah Saw :
Artinya senyum dihadapan saudaramu adalah sodaqoh.
5. Sodaqah do’a, maka akan tercapai cita-cita. Selain orang melakukan usaha yang keras maka tidak lupa untuk bedo’a, karena do’a adalah senjatanya orang mu’min :
6. Sodaqah suara ( ngaji Qur’an, memberi nasihat, bersenandung/nasyid, dll), akan terhibur orang yang mendengarkannya dan senantiasa mengikuti apa yang diucapkan kita. Suara yang termasuk sodaqah adalah suara yang mengajak kepada kebaikan bukan kemaksiatan.
7. Sodaqoh seks (nikah dulu), akan melahirkan anak sholeh /sholehah. Semua keluarga tentu mengharapkan kehadiran sang buah hati yan sholeh dan sholehah. Dan itu adalah dambaan yang diidam-idamkan oleh sebuah keluarga
September 10, 2009
Tujuh PeriSAI HIDUP MANUSIA

TUJUH PERISAI
HIDUP MANUSIA
Hidup akan terasa hampa dan keropos jika manusia tidak mempunyai bekal untuk kesuksesan dunia dan akhirat.
Untuk itu perlu kita hiasi hidup kita dengan Tujuh Perisai :
1. Iman, pengertian iman menurut etimologi ialah “ Percaya”, yaitu mempercayai akan ke-Esaan Allah dengan segala sifat-sifat-Nya yang sempurna. Untuk memantapkan kepercayan tersebut, perlu iman yang benar dan tauhid yang betul. Sesungguhnya iman bukanlah sekedar percaya saja, melainkan juga harus dibuktikan dengan amal perbuatan nyata. Misalnya Iman kepada Allah harus diikuti dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhkan diri dari segala larangan-Nya dengan dasar kecintaan.
2. Taqwa, atinya terpelihara dari perbuatan yang dimurkai Allah, dari perbuatan yang merugikan orang lain, dari perbuatan yang merugikan diri sendiri. Adapun perintah taqwa terdapat dalam surat Al-Maidah a yat 2 :
Artinya : Dan bertolong-menolonglah kamu dalam berbuat kebaikan dan ketaqwaan kepada Allah, dan janganlah kamu bertolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan.
3. Shalat adalah tiangya agama dan kunci seluruh kebaikan. Allah memfardukan shalat kepada hamba-Nya agar mendapat pengajaran dari Allah.
4. Syukur adalah ungkapan terima kasih atas nikmatnya baik ucapan, hati atau pun perbuatan. ( Qs Ibrahim : 7 ).
5. Sabar. Allah akan senantiasa bersama-sama orang yang sabar. Karena orang yang sabar akan segala hal akan senantasa dikasih tuhan.
6. Dzikir, sudah diungkapkan dengan sangat jelas oleh Allah bahwa dengan berdzikir hati menjadi tenang. Dalam Al-Qur’an Surat Al-Ra’du ayat 28, Allah berfirman :
Artinya: ingatlah, dengan dzikir hati menjadi tenang.
Dzikir akan menghadirkan ketenangan. Pernyataan di atas mendapat dukungan dari penelitian yang dilakukan secara empirik. Berbagai penelitian ilmiah yang dilakukan oleh ahli-ahli psikologi mengungkapkan bahwa ketenangan akan menjadi milik orang-orang yang melakukan dzikrullah.
7. Do’a. Allah menjanjikan dalam firman-Nya yaitu bahwa Allah akan mengijabahi hambanya jika senantiasa banyak berdo’a/bermunajat. Berdo’alah maka akan kami kabulkan
Tujuh Golongan Mendapat perlindungan Allah
Image by ukhti27 via Flickr
Dunia adalah tempat menanam, barang siapa ingin mendapatkan sukses negeri akhirat, maka harus menyiapkan diri ketika di dunia. Hal ini juga berlaku agar kita sukses di alam qubur dan padang mahsyar, maka kita harus beramal dengan baik di dunia. Sebuah hadits terkenal yang diriwayatkan Imam Bukhori : dari Abu Hurairah ra dari Nabi Muhammad saw, beliau bersabda : Tujuh golongan yang dilindungi oleh Allah Swt di bawah lindungan-Nya, waktu tidak ada lindungan selain lindungan-Nya :
1. Imam/pemimpin yang adil, yaitu ciri seseorang memiliki keterampilan kepemimpinan. Kalau kita ingin sukses dan selamat di akhirat, maka di dunia ini kita harus memiliki keterampilan dalam memimpin. Kita harus dapat menjadi pejabat, manajer, dan pemimpin yang baik. Kita harus mampu mengelola rumah tangga, pekerjaan kita masing-masing, dan pemimpin terhadap orang yang kita pimpin. Jadilah sebagai pemimpin yang adil.
2. Pemuda yang dalam masa mudanya beribadah kepada Allah SWT, adalah ciri seseorang dengan sosok pribadi generasi penerus yang sholih. Kalau kita ingin sukses dan selamat di akirat, maka di dunia harusmampu mencetak anak cucu kita, para pemuda yang sholih sebagai generasi pengganti kita. Harus ada mekanisme Tauritsl Ajyali ( Regenerasi) yang baik..
3. Orang yang hatinya selalu merindukan masjid. Adalah seseorang yang memiliki kemauan dan kemampuan membangun kekuatan institusi dakwah. Di zaman ini kita harus menjadi orang yang dapat professional menguasai berbagai teknologi dalam mengelola lembaga, sumber daya, asset, dan potensi umat. Selain itu, kita harus professional dalam mengelola aktivitas produksi lembaga, mempunyai kemampuan mempromosikan, dan mensyiarkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat. Masjid sebagai institusi pusat perubahan, sehingga untuk dapat berfungsi dengan baik diperlukan orang yang profesional untuk mengelola dan istiqomah pada lembaga tersebut.
4. Dua orang yang cinta mencintai, bertemu dan berpisah karena Allah.
5. Seorang laki-laki yang diajak Allah, tetapi ia berkata : aku takut kepada Allah. Adalah ekspresi jika ingin sukses memerlukan kredibilitas moral. Menurut riset non formal, godaaan dunia adalah tahta, dan wanita. Tetapi jika dikaji lebih mendalam dengan pernyataan dalam QS Ali Imran ayat 14, bahwa urutan godaan manusia adalah syahwat terhadap wanita, anak-anak, harta, kendaraan dan lain-lain.
6. Orang yang bersedekah dengan ikhlas. Orang yang dapat bersedekah dengan baik jika mereka memiliki harta dan ikhlas dalam beramal (qodiirun ‘ala kasbi). Empat orang sahabat yang dijamin masuk surga oleh rosulullah, ternyata tiga orang memiliki harta yang cukup, kecuali Ali bin Abi Tholib ra. Karakter inilaha menunukan seseorang yang telah memiliki kemapanan ma’isyah dan meletakan dunia dan isinya tidak di hati.melainkan di telapak tangan; seraya berdo’a Yaa Allah letakan dunia ini di tanganku, jangan kau letakan dunia di hatiku.
7. Orang yang ingat kepada Allah SWT di tempat sunyi, lalu meneteskan air mata adalah ciri seseorang yang memiliki kekuatan spiritual yang luar biasa. Kalau kita ingin sukses dan selamat di akhirat, maka di dunia harus mempunyai kekuatan spiritual. Hidup penuh dengan cobaan, jangan sampaikita tidak mampu mengendalikan hawa nafsu diri, jangan sampai menipu diri kita sendiri.
Marilah kita mulai untuk sering mengenal diri kita dengan dosa-dosa kita, sudahkah kita siap untuk mati. Jadilah kita orang yang menyebut Allah ketika sendirian, lalu meneteskan air matanya.
Subhaanallah jika kita termasuk tujuh golongan yang disebutkan di atas. Amin.
Hadapi Dunia dengan tujuh (T)
Image via Wikipedia
KANDUNGAN SURAT AL-ASHR
Sebagai umat muslim, masih banyak yang jarang mengetahui isi kandungan surat Al-Ashr. Untuk itu saya akan memaparkan tujuh keutamaan surat Al-Ashr diantaranya :
1. Jaga waktu, Ajaran Islam sangat menghargai waktu. Allah Swt. Sendiri berkali-kali bersumpah dalam al-Qur’an berkaitan dengan waktu. “ Wal ‘Ashri ( demi waktu)”, Wadh-Dhuha (demi waktu dhuha)”, Wal-Lail (demi waktu malam) dll. Maka, sangat beruntunglah orang-orang yang mengisi waktunya dengan efektif, yaitu orang-orang yang mempersembahkan yang terbaik dalam rangka beribadah kepada-Nya.
Allah berfirman dalam sebuah hadits Qudsi, “ Pada setiap fajar ada dua malaikat yang berseru, “wahai anak Adam aku adalah hari yang baru, dan aku datang untuk menyaksikan amalan kamu. Oleh karena sebab itu, manfaatkanlah aku sebaik-baiknya. Karena aku tidak akan kembali lagi hingga hari pengadilan ( HR. Turmudzi).”
Ada pepatah mengatakan waktu adalah uang. Mengingat akan pentingnya waktu maka kita dituntut untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.hadits Rosul yang artinya : Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, karena jika seandainya hari ini waktu kita sama dengan hari kemarin maka termasuk orang yang merugi. Bahkan . Rhoma Irama dengan mengutip hadits Rosul mengatakan : Ingat lima perkara sebelum lima perkara : hidup sebelum matimu, masa muda sebelum masa tuamu, Kaya sebelum miskin, sibuk sebelum senggang, sehat sebelum sakitmu.
2. Pelajari manusia, coba kita renungkan diri masing-masing. Mengapa banyak diantara manusia yang tidak bersyukur akan ciptaan-Nya. Diantaranya adalah karena mereka tidak tahu akan dirinya, siapa yang menciptakan, untuk apa diciptakan, dan kepada siapa mereka dikembalikan. Dengan mengenal diri maka kita akan mengenal Tuhannya, sesuai sabda Rosulullah Saw :
Artinya : barang siapa mengenal dirinya maka akan mengenal Tuhannya.
Pendidikan diri dapat dilalui dengan keterbukaan diri dan berbicara dengan diri. Sungguh Allah selalu mengetahui diskusi diri kita. Kebenaran yang sejati ada di sisi Allah, sedangkan pada manusia ada kecendrungan baik dan buruk.
3. Hindari kehancuran, setiap manusia semua menginginkan untuk jauh dari jurang kehancuran sebaliknya mereka ingin kehidupannya selamat dan bahagia dunia dan akhirat. Tetapi sedikit orang yang berusaha mencari jalan untuk jauh dari jurang kehancuran, maka rugilah mereka.
4. Dasari hidup dengan iman, Iman adalah membenarkan dengan hati, mengucapkan dengan lisan dan mengamalkan dengan perbuatan. Iman bukanlah bentuk barang yang nyata, tetapi iman adalah abstrak tidak bisa dilihat. Namun contoh riil dari buahnya iman adalah seorang yang pandai menjaga diri dari kemaksiatan dan kejelekan. Seseorang yang memiliki iman yang kuat bisa memilih dan memilah mana yang baik dan mana yang buruk. Oleh karena itu hidup kita supaya selamat dunia dan akhirat harus didasari dengan iman.
5. Isilah kehidupan dengan amal yang sholeh, amal yang sholeh adalah amal atau perbuatan yang diperintahkan oleh Allah melalui Rosulnya. Adapun contoh dari amal sholeh adalah melaksanakan sholat lima waktu setiap hari, mengikuti jama’ah pengajian dimana pun berada, memberiikan sodaqah bagi orang yang membutuhkan dan lain sebagainya.
6. Tegakan kebenaran, Menegakan kebenaran tidak semudah membalikan telapak tangan, tetapi menegakan kebenaran perlu persiapan yang matang yakni dengan ilmu yang banyak, iman yang kuat, mental yang sehat dan lain sebagainya. Alangkah baiknya kita mampu menegakan untuk diri kita sendiri dan keluarga terlebih dahulu kemudian orang lain sesuai dengan perintah Allah SWT dala surat At-Tahrim ayat 6 :
Artinya : Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.
Banyak sebahagian orang yang menentang kebenaran, karena mereka tidak tahu akan dirinya yang sebenarnya. Dengan ketidak tahuan itu mereka tidak mau tahu akan kebenaran dari Allah. Semoga mereka yang menentang kebenaran diberikan hidayah oleh Allah SWT, sehingga mau mengikuti ajaran Rosulullah Saw. Amiin.
7. Hadapi kehidupan dengan sabar.
Sebesar masalah datang menghalang, maka apabila dihadapi dengan hati yang sabar maka masalahpun dengan sendirinya akan teratasi.
Allah akan senantiasa dengan orang-orang yang sabar:
Artinya : Sesungguhnya Allah bersama orang yang sabar.
Tiada alasan bagi kita semua untuk menyia-nyiakan setiap detik kesempatan yang telah diberikan Allah
September 08, 2009
Hadapi dunia dengan tujuh (T)
Dalam kehidupan sehari-hari tentunya sering mendapat masalah. Namun dengan masalah tersebut bukan berarti kita harus menjauhinya tetapi bagaimana kita kelola masalah tersebut. Untuk itu mari hadapi masalah dunia itu dengan tujuh T:
1. Tenang, hadapi masalah dengan tenang./ sebesar apapun apabila kita menghadapi masalah dengan tenang maka masalah pun akan segera teratasi. Kita masih ingat da’I kondang AA gym sering bersenandung : Bila hati kian tenang pikiran pun akan senang, walau kesulitan datang dihadapi dengan tenang, namun bila hati keruh, batin selalu gemuruh, seakan dikejar musuh dengan Allah kian jauh.
2. Tahan, masalah bertubi-tubi namun tetap bertahan bagaikan batu karang ditengah lautan kuat dan tidak mudah patah. Begitu pula kita apabila dihadapi dengan masalah yang bertubi-tubi maka harus kuat dan tahan banting.
3. Tabah
4. Tekun, sesulit dan sesusah apapun apabila tekun dalam menghadapinya maka kita akan bahagia di dunia. Banyak pengusaha yang tekun dan ulet akhirnya menemukan kesuksesannya, sebaliknya pengusaha yang malas, kebanyakan dari mereka hancur akan perusahaannnya.
5. Teliti, dalam pepatah Arab mengatakan :
Artinya : Dalam kehati-hatian ada keselamatan dan dalam ketergesa-gesaan ada penyesalan.
6. Tanggulangi, kebanyakan manusia lari akan masalahnya, karena merasa masalahnya sangat rumit dan berat, tetapi jarang yang siap menghadapi masalah itu dengan segera ditanggulangi sebaik mungkin.
7. Tawakkal, usaha sudah maksimal, maka yang perlu kita lakukan adalah pasrah/Tawakkal yakni pasrah kepada Allah. Dengan pasrah bukan berarti lari dari masalah akan tetapi itulah jalan terbaik yang disukai Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal
tujuh (S) untuk mencapai keselamatan

MENCAPAI KESELAMATAN DENGAN TUJUH S
Hidup adalah pilhan tergantung pada pilihan kita mau selamat atau sebaliknya. Agar hidup kita selamat dan bahagia dunia dan akhirat, maka ada jalan untuk mencapai keselamatan yaitu dengan tujuh S :
1. Syahadatain : Kita sering dengar ucapan syahadatain yakni :
Artinya : Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah
Dalam segi lafal tentu kita sudah diluar kepala, tetapi makna yang paling dalam dari Syahadatain itu sendiri yang belum teraplikasikan. Dalam kalimat syahadatain ada perintah untuk bertauhid kepada Allah yakni mengesakan Allah dengan dalil-dalil yang yaqin. Dalam riilnya di masayarakat apabila seseorang sudah mengetahui makna syahadatain maka dalam akhlaqnya akan keluar sifat - sifat yang terpuji.dan apabila mau mengerjakan sesuatu yang sifatnya negatif/destruktif maka hatinya langsung menolak dan menjauhinya, dan selalu jauh dalam melakukan perbuatan yang menyekutukan Allah, juga selalu menerima apa yang telah Allah berikan kepadanya.
Dengan memahami makna syahadatain yang dalam maka kita tentu akan selamat di dunia dan akhirat.
2. Shalat : adalah ucapan dan pekerjaan yang diawali dengan takbiratul ihram bersama dengan niat dan diakhiri dengan salam menurut cara yang sudah ditentukan. (tuntunan Rosulullah Saw).Juga merupakan alat untuk berkomunikasi dengan Allah SWT. Untuk itu setiap muslim wajib mendirikannya.
3. Sedekah : Sedekah adalah pemberian kepada seseorang dengan niat yang ikhlas, tanpa meminta balik apa yang telah diberikannya dan akan mendapat pahala bagi yang mengeluarkannya. Sabda Rosulullah :
Artinya : apabila mati anak Adam maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara : shadaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat, anak yang sholeh yang senantiasa mendo’akan orang tuannya.
Dengan landasan di atas tuntutan bershodaqah adalah penting, terutama di bulan Ramadlan dengan pahala yang berlipat ganda.
4. Shaum/puasa : Puasa adalah salah satu instrument untuk menajamkan spiritual yang paling hebat. Kejujuran diri sangat diperlukan dalam ibadah ini. Bahkan, ibadah puasa adalah untuk-Ku (Allah SWT), firman-Nya dalam sebuah hadits Qudsi.
5. Silaturrahim : Ada hadits yang menyatakan
Artinya : tidak akan masuk surga orang yang memutuskan silaturrahim.
Dengan pernyataan di atas memberikan ibrah/pelajaran kepada kita bahwa dengan bersilaturrahmi akan memanjangkan umur kita, memperbanyak rizqi, dan menambah saudara-saudara seiman diantara kita. Dan semoga kita termasuk orang yang sering bersilaturrahmi yang nantinya dimasukan ke dalam surga amin.
6. Syukur : adalah rasa terima kasih atas pemberian ni’mat yang Allah berikan kepada hambanya. Allah berfirman dalam surat Ibrahim ayat : 7
Artinya : Jika kamu bersyukur maka Allah akan menambahkannya, namun apabila kufur akan ni’matnya maka siksa-Ku sangat pedih.
Umat yang selalu bersyukur akan senantiasa mendapat pertolongan dari Allah dimanapun berada.
7. Sabar : adalah salah satu sifat terpuji orang-orang beriman yang banyak ditekankan dalam al-Qur’an. Al-Qur’an menyeru orang-orang beriman untuk memiliki sifat sabar, karena manfatnya yang amat besar dalam mendidik jiwa, memperkuat kepribadian, meningkatkan kemampuan manusia dalam menanggung penderitaan, memperbarui tenaganya dalam menghadapi problem dan beban kehidupan, bencana dan malapetaka zaman, serta mempersiapkan kemampuannya untuk melanjutkan perjuangan menegakan kalimah Allah. Firman-Nya dalam surat Ali ‘Imran ayat 200 yang artinya : Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.
Apabila tujuh S di atas kita jalankan dalam kehidupan sehari-hari maka hidup kita akan tenang selalu dibawah naungan Allah SWT, dan tentu akan selamat di dunia dan akhirat.
September 05, 2009
Tujuh makna turunya QS.Al-'Alaq

Surat Al-‘Alaq adalah surat yang pertama kali Allah turunkan kepada Nabi Muhammad di Gua Hira yang ayatnya diawali dengan bacaan Iqra’yang artinya bacalah. Iqra kata pertama dari wahyu pertama yang diterima oleh Nabi Muhammad saw. Kata ini sedemikian pentingnya sehingga diulang dua kali dalam rangkaian wahyu pertama. Mungkin mengherankan bahwa perintah tersebut ditujukan pertama kali kepada seseorang yang tidak pernah membaca suatu kitab sebelum turunnya Al-Qur’an (QS 29: 48), bahkan seorang yang tidak pandai membaca suatu tulisan sampai akhir hayatnya. Namun keheranan ini akan sirna jika disadari arti Iqra’ dan disadari pula bahwa perinttah ini tidak hanya ditujukan kepada pribadi Muhammad saw. Semata-mata, tetapi juga untuk ummat manusia sepanjang sejarah kemanusiaan, karena realisasi perintah tersebut merupakan kunci pembuka jalan kebahagiaan hidup duniawi dan ukhrawi.
Namun kata Iqra itu buka saja artinya membaca saja akan tetapi artinya beraneka ragam diantaranya dengan Tujuh M :
1. Membaca : Maksudnya dari membaca adalah Allah memberikan petunjuk berupa al-Qur’an untuk senantiasa dibaca setiap saat. Karena al-Qur’an berbeda dengan Koran, kalau Qur’an bagi yang membaca huruf demi hurufnya adalah ibadah dan berpahala. Sehingga dijadikan oleh Allah sebagai sumber hukum umat Islam. Apalagi dibulan Ramadhan pahalanya dlipatgandakan. Adapun Koran hanya sekedar informasi dan wawasan bukan sebagai sumber hukum.
2. Menterjemah: setelah kita baca al-Qur’an mungkin bagi yang membacanya belum tahu maksudnya, karena banyak umat Islam yang belum bisa bahasa Arab, karena mungkin kesulitan untuk memmpelajarinya. Namun saat ini sudah banyak Al-Qur’an yang sudah ada terjemahnya. Oleh karena itu untuk mempermudah memahami isinya yaitu dengan diterjemahkan sehingga kita akan mampu meresapi isi-isinya.
3. Meneliti : Semakin mendalam setelah kita baca dan sedikit demi sedikit kita terjemahkan kita teliti ayat-demi ayat. Coba kita lihat ayat dalam al-Qur’an begitu indah dan puitis, dengan akhiran yang sama.
Orang ahli sastra manapun tidak akan mampu menandinginya. Untuk itu kita harus meneliti betul-betul dengan meneliti ini kita akan menemukan ketakjuban/keistimewaan al-Qur’an.
4. Mengkaji : Kajilah al-Qur’an setiap waktu dengan para ahli Qur’an atau orang-orang yang sholih, sehingga memudahkan kita untuk menghayatinya.
5. Menghayati : Dalam membaca al- Qur’an tentunya kita harus mengayati dengan fikiran yang bersih dan hati yang dalam, sehingga kalau ada orang yang membaca Qur’an hati kita akan terasa gemetar dan merasa dekat dengan Allah.
6. Memahami : sedikit-demi sedikit Qur’an kita baca, terjemah, terliti dan kita kaji maka kita akan memahami makna dan tujuan ayat demi ayat seperti kenapa ayat ini diturunkan, dan perintah ayat ini untuk apa diturunkan, dan sebagainya.
7. Mengamalkan : Dengan keenam tersebut di atas maka akan ada dorongan hati kita untuk mengamalkan perintah yang Allah turunkan kepada kita tanpa ada paksaan apapun. OLeh karena itu mari kita pelajari isi kandungan al-Qur’an ini sehingga kita mampu mengaplikasikan petunjuk yang Allah berikan kepada kita selaku umat muslim dan kita akan mendapat predikat orang-orang yang bertaqwa. Amin
Tujuh (K) untuk mencapai kesuksesan
Semua orang berharap untuk mendapatkan sukses atau kemenangan. Manusia akan hidup dalam dua alam, yaitu dunia dan akhirat. Kemenangan di akirat dan kemenangan di dunia adalah sesuatu yang tidak bisa dipisahkan, dia bagaikan sisi mata uang yang tidak akan bermakna jika salah satu sisinya hilang. Bahkan Allah berfirman, “ Barang siapa yang buta hatinya di dunia, niscaya di akhirat nanti akan lebih buta. “ (QS. Al-Israa’ ayat 72).. Kemenangan bukanlah sesuatu yang tiba-tiba, melainkan sebuah pencapaian yang perlu perencanan yang matang. Perencanan yang matang sangat dipengaruhi oleh sejauh mana ketersediaan informasi dalam memprediksi ke depan, sedangkan masa depan tanpa perencanaan dan ridha Allah adalah sesuatu yang mustahil untuk sukses. Untuk itu, kita perlu mengkaji bagaimana kita harus mengatur diri kita agar mendapatkan sukses tersebut. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mencapai kesuksesan yaitu dengan tujuh K (7K) :
1. Kesehatan (Qowiyul Jismi) : Kesehatan adalah kenikmatan yang tidak bisa dibeli dengan uang. Kesehatan bukanlah segala-galanya, namun tanpa kesehatan, segala-galanya kurang bermakna. Rosul mengatakan : Allah itu baik cinta akan segala yang baik, bersih, suka akan kebersihan dan maha murah..
2. Kepintaran : kepintaran adalah modal untuk mencapai kesuksesan, apalagi di zaman yang serba canggih kita dituntut dalam berbagai hal, seperti politik, teknologi, hukum, fiqih, Qur’an, hadits dan lainnya. Rosul bersabda :
Artinya : Mencari ilmu itu adalah wajib bagi setiap muslim laki-laki dan muslim perempuan.
Dari statement di atas mengisyaratkan bahwa di zaman ini harus menguasai berbagai bidang, sehingga tidak dikatakan meminjam bahasa Tukul “ katro/Ndeso” alias tidak tahu apa-apa.
Dengan penguasaan ilmu yang banyak kita mampu memahami sesuatu dengan cepat dan mampu mengatasi masalah debgan cepat. Kemudian dengan penguasaan ilmu tersebut mampu mentransfer/memberikan kepada orang lain. Sabda Rosulullah Saw :
Artinya : Sebaik-baiknya manusia adalah orang yang memberi manfaat kepada orang lain.
3. Keterampilan : ilmu saja tidak cukup, melainkan kita dituntut untuk mempunyai skill/keterampilan dalam berbagai hal diantaranya : keterampilan memahat, berbahasa, Komputer, mendidik dan lainnya.
4. Keuangan : Orang Islam dituntut supaya menjadi hamba yang kaya, karena kalau ummat muslim miskin maka akan mendekati kepada kekafiran. Sebagaimana sabda rosul :
Artinya kefakiran menyebabkan kepada kekufuran.
Dengan landasan itulah sebagai hamba Allah berusaha untuk menjadi hamba yang kaya, dalam artian kita harus terus untuk mencari dunia seakan-akan kita akan hidup selama-lamanya, dan carilah akhirat seakan-aka kita akan mati selama-lamanya.Rosul bersabda :
Artinya : Bekejalah untuk duniamu seakan-akan kamu akan hidup selama-lamanya dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan-akan kamu akan mati besok.
Namun bukan berarti uang segala-galanya, kita harus mampu menyeimbangkannya kedua-duanya. Sehingga menjadi makhluk yang sukses di dunia dan akhirat.
5. Kesempatan : Peluang adalah sesuatu yang dapat memberikan kebaikan untuk kita. Orang yang memiliki motivasi tinggi umumnya akan selalu mencari peluang.Suatu kesempatan jarang mengetuk dua kali di pintu yang sama.
Kesempatan yang baik itu jarang, dan orang bijak tidak akan pernah membiarkannya pergi begitu saja.
6. Kesetiakawanan : Hidup tanpa teman rasanya hampa, hidup tanpa tetangga rasanya duka. Rosul bersabda :
Artinya : Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka mulyakanlah tetangganya. Maksud hadits tersebut adalah perintah bahwa kita hidup di dunia ini bukanlah sendirian tetapi berpasang-pasangan. Untuk itu kita dituntut untuk bersosialisasi dengan teman, saudara dan tetangga. Sehingga disaat kita memerlukan bantuan maka akan cepat mendapat bantuan pula, tetapi kalau kita tidak pernah mau membanu orang lain maka kita akan dijauhi oleh orang lain pula. Rosul sering mengajak kepada para sohabatnya untuk menengok orang sakit, bersilaturahim dengan tetangga-tetangga baik yang seagama atau yang bukan seagama. Dengan itu pula Allah akan senantiasa memberikan balasan yang setimpal.
7. Keamanan : Kebutuhan seseorang selain uang, kesehatan, teman, perlu juga kebutuhan yang lain yaitu keamanan. Orang sekaya dan sepintar apapun kalau dirinya tidak merasa aman, maka sia-sialah hidupya. Keamanan adalah kebutuhan manusia dimana pun berada. A.A. Maslow dalam bukunya tentang motivasi menempatkan kebutuhan keamanan diposisi yang ke dua.
September 04, 2009
CAPAILAH KESUKSESAN DENGAN 7 K
Image by cuellar via Flickr
Semua orang berharap untuk mendapatkan sukses atau kemenangan. Manusia akan hidup dalam dua alam, yaitu dunia dan akhirat. Kemenangan di akirat dan kemenangan di dunia adalah sesuatu yang tidak bisa dipisahkan, dia bagaikan sisi mata uang yang tidak akan bermakna jika salah satu sisinya hilang. Bahkan Allah berfirman, “ Barang siapa yang buta hatinya di dunia, niscaya di akhirat nanti akan lebih buta. “ (QS. Al-Israa’ ayat 72).. Kemenangan bukanlah sesuatu yang tiba-tiba, melainkan sebuah pencapaian yang perlu perencanan yang matang. Perencanan yang matang sangat dipengaruhi oleh sejauh mana ketersediaan informasi dalam memprediksi ke depan, sedangkan masa depan tanpa perencanaan dan ridha Allah adalah sesuatu yang mustahil untuk sukses. Untuk itu, kita perlu mengkaji bagaimana kita harus mengatur diri kita .
1. Kesehatan (Qowiyul Jismi) : Kesehatan adalah kenikmatan yang tidak bisa dibeli dengan uang. Kesehatan bukanlah segala-galanya, namun tanpa kesehatan, segala-galanya kurang bermakna. Rosul mengatakan : Allah itu baik cinta akan segala yang baik, bersih, suka akan kebersihan dan maha murah..
2. Kepintaran : kepintaran adalah modal untuk mencapai kesuksesan, apalagi di zaman yang serba canggih kita dituntut dalam berbagai hal, seperti politik, teknologi, hukum, fiqih, Qur’an, hadits dan lainnya. Rosul bersabda :
Artinya : Mencari ilmu itu adalah wajib bagi setiap muslim laki-laki dan muslim perempuan.
Dari statement di atas mengisyaratkan bahwa di zaman ini harus menguasai berbagai bidang, sehingga tidak dikatakan meminjam bahasa Tukul “ katro/Ndeso” alias tidak tahu apa-apa.
Dengan penguasaan ilmu yang banyak kita mampu memahami sesuatu dengan cepat dan mampu mengatasi masalah debgan cepat. Kemudian dengan penguasaan ilmu tersebut mampu mentransfer/memberikan kepada orang lain. Sabda Rosulullah Saw :
Artinya : Sebaik-baiknya manusia adalah orang yang memberi manfaat kepada orang lain.
3. Keterampilan : ilmu saja tidak cukup, melainkan kita dituntut untuk mempunyai skill/keterampilan dalam berbagai hal diantaranya : keterampilan memahat, berbahasa, Komputer, mendidik dan lainnya.
4. Keuangan : Orang Islam dituntut supaya menjadi hamba yang kaya, karena kalau ummat muslim miskin maka akan mendekati kepada kekafiran. Sebagaimana sabda rosul :
Artinya kefakiran menyebabkan kepada kekufuran.
Dengan landasan itulah sebagai hamba Allah berusaha untuk menjadi hamba yang kaya, dalam artian kita harus terus untuk mencari dunia seakan-akan kita akan hidup selama-lamanya, dan carilah akhirat seakan-aka kita akan mati selama-lamanya.Rosul bersabda :
Artinya : Bekejalah untuk duniamu seakan-akan kamu akan hidup selama-lamanya dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan-akan kamu akan mati besok.
Namun bukan berarti uang segala-galanya, kita harus mampu menyeimbangkannya kedua-duanya. Sehingga menjadi makhluk yang sukses di dunia dan akhirat.
5. Kesempatan : Peluang adalah sesuatu yang dapat memberikan kebaikan untuk kita. Orang yang memiliki motivasi tinggi umumnya akan selalu mencari peluang.Suatu kesempatan jarang mengetuk dua kali di pintu yang sama.
Kesempatan yang baik itu jarang, dan orang bijak tidak akan pernah membiarkannya pergi begitu saja.
6. Kesetiakawanan : Hidup tanpa teman rasanya hampa, hidup tanpa tetangga rasanya duka. Rosul bersabda :
Artinya : Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka mulyakanlah tetangganya. Maksud hadits tersebut adalah perintah bahwa kita hidup di dunia ini bukanlah sendirian tetapi berpasang-pasangan. Untuk itu kita dituntut untuk bersosialisasi dengan teman, saudara dan tetangga. Sehingga disaat kita memerlukan bantuan maka akan cepat mendapat bantuan pula, tetapi kalau kita tidak pernah mau membanu orang lain maka kita akan dijauhi oleh orang lain pula. Rosul sering mengajak kepada para sohabatnya untuk menengok orang sakit, bersilaturahim dengan tetangga-tetangga baik yang seagama atau yang bukan seagama. Dengan itu pula Allah akan senantiasa memberikan balasan yang setimpal.
7. Keamanan : Kebutuhan seseorang selain uang, kesehatan, teman, perlu juga kebutuhan yang lain yaitu keamanan. Orang sekaya dan sepintar apapun kalau dirinya tidak merasa aman, maka sia-sialah hidupya. Keamanan adalah kebutuhan manusia dimana pun berada. A.A. Maslow dalam bukunya tentang motivasi menempatkan kebutuhan keamanan diposisi yang ke dua.
Tujuh makna turunya QS.Al-'Alaq
TURUNNYA SURAT AL-‘ALAQ
Surat Al-‘Alaq adalah surat yang pertama kali Allah turunkan kepada Nabi Muhammad di Gua Hira yang ayatnya diawali dengan bacaan Iqra’yang artinya bacalah. Iqra kata pertama dari wahyu pertama yang diterima oleh Nabi Muhammad saw. Kata ini sedemikian pentingnya sehingga diulang dua kali dalam rangkaian wahyu pertama. Mungkin mengherankan bahwa perintah tersebut ditujukan pertama kali kepada seseorang yang tidak pernah membaca suatu kitab sebelum turunnya Al-Qur’an (QS 29: 48), bahkan seorang yang tidak pandai membaca suatu tulisan sampai akhir hayatnya. Namun keheranan ini akan sirna jika disadari arti Iqra’ dan disadari pula bahwa perinttah ini tidak hanya ditujukan kepada pribadi Muhammad saw.
Namun kata Iqra itu buka saja artinya membaca saja akan tetapi artinya beraneka ragam diantaranya dengan Tujuh M :
1. Membaca : Maksudnya dari membaca adalah Allah memberikan petunjuk berupa al-Qur’an untuk senantiasa dibaca setiap saat. Karena al-Qur’an berbeda dengan Koran, kalau Qur’an bagi yang membaca huruf demi hurufnya adalah ibadah dan berpahala. Sehingga dijadikan oleh Allah sebagai sumber hukum umat Islam. Apalagi dibulan Ramadhan pahalanya dlipatgandakan. Adapun Koran hanya sekedar informasi dan wawasan bukan sebagai sumber hukum.
2. Menterjemah: setelah kita baca al-Qur’an mungkin bagi yang membacanya belum tahu maksudnya, karena banyak umat Islam yang belum bisa bahasa Arab, karena mungkin kesulitan untuk memmpelajarinya. Namun saat ini sudah banyak Al-Qur’an yang sudah ada terjemahnya. Oleh karena itu untuk mempermudah memahami isinya yaitu dengan diterjemahkan sehingga kita akan mampu meresapi isi-isinya.
3. Meneliti : Semakin mendalam setelah kita baca dan sedikit demi sedikit kita terjemahkan kita teliti ayat-demi ayat. Coba kita lihat ayat dalam al-Qur’an begitu indah dan puitis, dengan akhiran yang sama.
Orang ahli sastra manapun tidak akan mampu menandinginya. Untuk itu kita harus meneliti betul-betul dengan meneliti ini kita akan menemukan ketakjuban/keistimewaan al-Qur’an.
4. Mengkaji : Kajilah al-Qur’an setiap waktu dengan para ahli Qur’an atau orang-orang yang sholih, sehingga memudahkan kita untuk menghayatinya.
5. Menghayati : Dalam membaca al- Qur’an tentunya kita harus mengayati dengan fikiran yang bersih dan hati yang dalam, sehingga kalau ada orang yang membaca Qur’an hati kita akan terasa gemetar dan merasa dekat dengan Allah.
6. Memahami : sedikit-demi sedikit Qur’an kita baca, terjemah, terliti dan kita kaji maka kita akan memahami makna dan tujuan ayat demi ayat seperti kenapa ayat ini diturunkan, dan perintah ayat ini untuk apa diturunkan, dan sebagainya.
7. Mengamalkan : Dengan keenam tersebut di atas maka akan ada dorongan hati kita untuk mengamalkan perintah yang Allah turunkan kepada kita tanpa ada paksaan apapun. OLeh karena itu mari kita pelajari isi kandungan al-Qur’an ini sehingga kita mampu mengaplikasikan petunjuk yang Allah berikan kepada kita selaku umat muslim dan kita akan mendapat predikat orang-orang yang bertaqwa. Ami
September 02, 2009
Tujuh tugas seorang mukmin di bulan romadhan
Pada bulan Ramadhan seseorang mempunyai beberapa tugas syar’i. Tugas-tugas ini sudah dijelaskan oleh Rosulullah Saw melalui sunnah qouliyah (perkataan) beliau, juga dengan praktek-praktek langsung dari beliau. Karena bulan Ramadhan merupakan musim kebaikan. Nikmat-nikmat Allah yang dianugrahkan kepada para hamba pada bulan ini lebih banyak persoalan hukum syar’I, yang meliputi seluruh amalan satu bulan yang penuh dengan amalan kebaikan dan ketaqwaan. Tujuh tugas seorang mukmin di bulan Ramadhan yaitu :
1. Shiyam ( Puasa), Puasa seperti dikatakan Ibnul Qoyyim, memberikan pengaruh mengagumkan dalam memelihara anggota badan dan kekuatan batin, serta mengatur metabolisme, sehingga tubuh mendapatkan keseimbangan. Dia membersihkan zat-zat yang dapat berpengaruh kepada kesehatan. Puasa juga akan menjaga kesehatan hati dan anggota tubuh, setelah dikuasai oleh jerat-jerat syahwat. Ia sangat berperan dalam membantu mendatangkan ketaqwaan. Rosulullah saw pernah bersabda yang artinya : Barang siapa berpuasa Ramadhan dengan penuh iman dan ihtisab, niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu. Menurut maksud hadits ini adalah, berpuasa dengan membenarkan kewajibannya dan mengharapkan pahalanya, dengan hati yang rela, tidak membencinya, tidak menganggapnya berat, atau merasa hari-harinya terlalu panjang. Namun selalu memanfaatkan sepanjang hari-harinya karena besarnya pahala.
2. Qiyamullail (terawih). Shalat terawih ini sunnahnya dikerjakan secara berjama’ah selama bulan Ramadhan. Ini berdasarkan sabda nabi : Artinya : sesungguhnya barang siapa yang shalat bersama imam sampai imam itu selesai, maka ditetapkan pahala baginya, seperti shalat sepanjang malam.(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi, Nasai.)
3. Shodaqah. Karena kedermawanan Rosulullah saw paling menonjol pada bulan Ramadhan. Kedermawanan ini mencakup semua pengertian shadaqah dan semua jenis perbuatan baik. Karena kedermawanan itu banyak memberi dan sering memberi. Dan shadaqah di bulan ini akan dilipatgandakan pahalanya.
4. Memberikan buka puasa kepada orang yang berpuasa. Rosul Saw telah menekankan hal ini dan memberitahukan hasilnya, yaitu berupa ganjaran yang besar dan agung, Beliau bersabda yang artinya : Barang siapa yang memberikan makanan buka puasa, kepada orang yang berpuasa, maka dia akan mendapatkan pahala, sebagaimana pahala orang yang berpuasa tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa.
5. Membaca Al-Qur’an. Bulan Ramadhan, merupakan bulan Al-Qur’an. Hal ini sebagaimana difirmankan dalam surat Al-Baqarah ayat 185 yang artinya Bulan ramadhan adalah bulan yang didalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu, dan pembeda antara yang haq dan yang bathil.
6. Umrah. Imam Bukhari dan imam Muslim meriwayatkan sebuah hadits dari nabi Muhammad saw: : Artinya : Umrah pada bulan Ramadhan sama dengan haji bersamaku.
7. Mencari Lailatul Qodar. Lailatul Qadar itu berada pada malam-malam ganjil sepuluh malam terakhir dari bulan ramadhan.
Itulah tugas syar’I seorang muslim pada bulan Ramadhan yang penuh barkah ini.